MAKALAH
Tentang
KLASIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN
MENURUT PARA AHLI
Diajukan
Untuk Memenuhi Tugas Terstruktur
Dalam Mata
Kuliah
Media Pembelajaran
Dosen pembimbing
Arifmiboy, S. Ag, M. Pd

OLEH
Kelompok I
ADE PRIMA RORA
|
:
|
2312.012
|
ABDUL RAHMAN
|
:
|
2312.017
|
AHMAD ZAKI
|
:
|
2312.001
|
DIAN YULIA INDAH
|
:
|
2312.025
|
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
SJECH M. DJAMIL DJAMBEK
BUKITTINGGI
2013/2014
BAB
II
PEMBAHASAN
Media digunakan sebagai alat
komunikasi yang sering digunakan dalam proses pembelajaran untuk menyampaikan
materi dari pengajar kepada peserta didiknya. Dengan media pembelajaran peserta
didik akan lebih tertarik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran selain itu
lebih mudah untuk dipahami. Media pembelajaran merupakan komponen intruksional
yang meliputi pesan, orang, dan peralatan.
Berikut ini
klasifikasi media pembelajaran menurut para ahli, yaitu
1.
Rudi
Bertz (1997)
Mengklasifikasikan
media pada tiga unsur pokok yaitu suara , visual dan gerak . Visual dibedakan menjadi gambar, garis, dan
symbol. Sehingga terdapat 8 klasifiasi media, yaitu:
a)
Media audio visual gerak.
b)
Media audio visual diam.
c)
Media audio semi gerak.
d)
Media visual gerak.
e)
Media visual diam.
f)
Media visual semi gerak.
g)
Media audio.
h)
Media cetak.
2.
Briggs
Menurut
Briggs media itu sendiri , yakni
kesesuaian rangsangan tersebut dengan karakter siswa , tugas pembelajaran,
bahan dan transmisinya.
Briggs
mengidentifikasikan media yang dapat dipergunakan dalam proses belajar mengajar
yaitu
a. Objek h.
Media transparansi
b. Model i.
Film bingkai
c. Suara
langsung j.
film
d. Rekaman
audio k.
telivisi
e. Media
cetak l.
gambar
f. Pembelajaran
tepogram
g. Papan
tulis
3.
Schram
(1977)
Schramm memandang media dari segi kerumitan dan besarnya biaya. Dia membedakan antara
media rumit dan mahal (big media), media sederhana dan murah (little media). Schramm juga mengelompokkan menurut daya
liputnya menjadi media massal, kelompok, media individual. Dan juga ia membagi
media menurut control pemakainya dalam pengertian portabilitasnya dan
kesesuaiannya untuk dirumah, kesiapan pemakainya setiap saat diperlukan, cepat
atau tidaknya dalam penyampaian dan dapat dikontrol, kesesuaiannya untuk
belajar mandiri, dan kemampuannya untuk memberi umpan balik.
4.
Leshin
, Pollock & Reigeluth (1992)
Mengklasifikasi media ke dalam lima kelompok, yaitu:
a.
berbasis manusia (guru,
instruktur, tutor, main-peran, dan kegiatan kelompok)
b.
Media berbasis cetak
(buku, penuntun, buku latihan, alat bantu kerja, dan lembaran lepas)
c.
Media berbasis visual
(buku, alat bantu kerja, bagan, grafik, peta, gambar, transparansi, dan slide)
d.
berbasis audio-visual
(video, film, program slide-tape, dan televisi)
e.
Media berbasis komputer
(pengajaran dengan bantuan komputer, interaktif video dan hypertext)
5.
Soeparno
a. Klasifikasi media berdasarkan
karakteristiknya, dibedakan menjadi: (a) media yang memiliki karakteristik
tunggal, misalnya radio. (b) media yang memiliki karakteristik ganda,
misalnya film dan TV.
b. Klasifikasi media berdasarkan
dimensi presentasi, yang dibedakan menjadi: (a) Lama presentasi yaitu
presentasi sekilas, misalnya TV, dan presentasi tak sekilas, misalnya OHP. (b)
sifat presentasi yaitu presentasi kontinyu, misalnya TV, dan presentasi tak
kontinyu, misalnya OHP
c.
Klasifikasi
media berdasarkan pemakainya, dapatdibedakan menjadi (a) berdasarkan jumlah
pemakai, yaitu media untuk kelas besar, kelas kecil, dan belajar individual,
(b) berdasarkan usia dan tingkat pendidikan pemakai, yaitu media untuk TK, SD,
SMP, SMU, dan PT
6.
Duncan
Menurut Duncan klasifikasi media menurut tungkat
kerumitan perangkat dan media yang di guanakan. Semakin rumit jenis perangkat
media yang dipakai, semakin mahal biaya investasinya, semakin susah
pengadaannya, tetapi juga semakin umum penggunaannya, sebaliknya semakin
sederhana perangkat media yang digunakan biayanya akan semakin murah dan
pengadaannya lebih mudah.
7.
Gagne
Media diklasifikasi menjadi tujuh
kelompok, yaitu benda untuk didemonsrasikan, komunikasi lisan, media cetak,
gambar diam, gambar bergerak, film bersuara, dan mesin bajat. Ketujuh media
pembelajaran tersebut dikaitkan dengan kemampuannya memenuhi fungsi menurut
herarki belajar yang dikembangkan, yaitu pelontar stimulus belajar, penarik
minat belajar, contoh perilaku belajar, memberi kondisi eksternal, menuntun
cara berfikir, memasukkan alih ilmu, menilai prestasi, dan memberi umpan balik.
8.
Azhar Arshad
Klasifikasi
sumber belajar tidak jauh berbeda dengan
bentuknya. Klasifikasi sumber belajar menurut Degeng dalam Azhar Arshad (2006)
adalah sebagai berikut:
- Pesan (Apa informasi yang ditransmisikan?)
- Orang (Siapa/Apakah yang melakukan transmisi?)
- Bahan (Siapa/Apakah yang menyimpan informasi?)
- Alat (Siapa/Apakah yang menyimpan informasi?)
- Teknik (Bagaimana informasi itu ditransmisikan?)
- Lingkungan/Latar (Di mana ditransmisikan?)
BAB III
KESIMPULAN
Pengklasifikasian
media diatas menjelaskan karakteristik masing-masing media berbeda satu dengan
yang lain sesuai dengan tujuan dan maksud pengelompokannya. Kita dapat
mengetahui karakteristik media menurut tinjauan ekonomisnya, lingkup sasaran
yang diliput, kemudahan kontrolnya oleh si pemakai dan sebagainya.
Pengklasifikasian
media memperjelas perbedaan Antara masing-masing media yang disebutkan di atas
. itu diperlukan dalam menentukan pilihan atas media.
DAFTAR PUSTAKA
Drs.M.Basyirudin
Usman,M.Pd , 2002. media pembelajaran .jakarta
: delia citra utama
Drs.Rui susilana, Media pembelajaran ,CV Wacana
Prima.Bandung, 2007
Tidak ada komentar:
Posting Komentar